•  
  •  
  •  
  •   
  •  
  •  

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Perkenalkan, namaku Ridya Nurul Ridha tapi biasa dipanggil Dea. Aku ibu dua orang jagoan ganteng berusia dua puluh satu dan tujuh belas tahun. Anak-anakku sudah besar ya? Tentu saja karena aku sudah tua, sudah lima puluh satu tahun lebih. April tahun depan in syaa Allah kalau diberi umur panjang akan menginjak lima puluh dua tahun.

Kegiatan sehari-hari mengajar di RA Kemilau Cimindi, Cimahi.

Hari-hari biasanya ditambah dengan memberikan les kepada anak SD yang dhuafa di bawah naungan Forum Silaturahmi Majlis Taklim Ibu-ibu Pharmindo (FSMTI) Cimahi. Aku juga memberikan les privat calistung bagi anak-anak pra SD. Aku mempunyai metode membaca cepat yang kuberi nama *’Jari Suku Kata’*
Bagi orang tua yang ingin anaknya bisa cepat mahir dalam calistung, bisa hubungi aku.

Aku tinggal di daerah Cisegel, Melong, Cimahi.

Di masa pandemi ini, pembelajaran dilaksanakan secara daring. Sejujurnya itu lebih melelahkan dibanding mengajar tatap muka. Tak apa, tetap profesional menjalankan tugas walau keinginan untuk mengajar di kelas semakin merindu. Untuk menjembatani hal tersebut, secara berkala mengadakan kunjungan rumah. Semoga anggapan bahwa guru yang mengajar daring itu makan gaji buta, tidak dibahas lagi. Terlalu menyakiti hati.

Aku memang senang menulis dan membaca sejak kecil. Dulu suka menulis di mading (majalah dinding). Menulis dengan tulisan tangan. Seiring dengan perkembangan waktu, berganti dengan penulisan menggunakan mesin ketik lalu komputer.

Di era milenial ini, penggunaan gawai dan laptop menjadi suatu hal yang tidak terelakkan. Menulis pun tak hanya di media cetak tapi juga media sosial.

Perkenalan dengan WrC (Writing Challenge) di awal tahun ini telah membuka cakrawala dan memperdalam minatku dalam menulis.

Sebelum mengenal WrC, aku sudah sering menulis artikel. Apa pun itu tapi memang sudah berusaha untuk menyajikan tulisan yang bagus baik dari segi cara penulisan, kaidah tata bahasa dan kontens yang bermakna.

Setelah bergabung dengan WrC, kegiatan menulisku semakin terasah. Dibimbing para duta yang ciamik di kelas kecil Telegram, membuat pembelajaran menjadi optimal.

Dengan tahapan kelas yang kuikuti yaitu Grow Fiksi A, B dan C lalu ke depannya in syaa Allah akan bergabung di kelas Kulo (Buku Solo). Semoga tidak ada aral melintang.

Tak hanya menulis selama berada di kelas pelatihan, setelah menjadi alumni pun masih tetap bisa membagikan tulisan di bawah naungan WrClicious dan di grup Grow (Generation of Writer) di FB.

WrC tidak hanya menawarkan kelas menulis fiksi dan non fiksi tapi juga branding di FB dan Ig. Yang tak kalah seru, banyak kelas Scale Up yang bisa menampung minat di beberapa bidang yaitu hidroponik, memasak aneka dessert dan kue, memasak menu diet serta Ngulik Canva.

WrC juga selalu berinovasi mengembangkan program-program baru di berbagai bidang termasuk sisi keagamaan dan wirausaha.

Berharap ke depannya WrC semakin ciamik melahirkan penulis-penulis berbakat. Satu lagi harapanku, semoga kelak kita bisa bersua, temu darat bersama.

Tertarik? Ayo bergabung bersamaku, bersama WrC.

Yang ingin mengenalku lebih dekat, bisa menjumpaiku di sini:

1. FB
https://www.facebook.com/rdeeya.ridyanurulridha

2. Ig
https://www.instagram.com/deareedya

3. WA 081929041969

4. Telegram
081779289180

5. Email deareedya@gmail.com

وَعَلَيْكُم السَّلَام وَرَحْمَةُ اَللهِ وَبَرَكاتُهُ‎

 

Salah satu tulisannya yang berjudul Dua Puluh Enam sudah ditampilkan di weblog WrC ini. Silakan mampir dan membaca ya, Sahabat.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *