• 17
  •  
  •  
  •   
  •  
  •  
    17
    Shares

Perkenalankan saya, Betania Oktavianingrum tinggal di Magetan, Jatim.
Kegiatan sehari-hari sebagai ibu rumah tangga, dengan 3 bocah sholih, aamiin dan punya hobi ngiklan buku anak Halo Balita

Kenapa saya memilih brand tersebut untuk bisnis?
Karena takdir. 🤭

Sebenarnya dulu berencana buka online shop kerudung segiempat atau kaos kaki motif, dengan sistem stok. Jadi masih tahap survei suplier.

Suatu hari saat scroll instagram, penasaran dengan profil seseakun. Nah di bio akun tersebut tertulis, book advisor. Dalam benak terpikir, wah keren, beliau sebagai konsultan/penasehat dalam pemilihan suatu buku. Kemudian di akun beliau ada repost suatu postingan dari akun @ummikiky, ternyata isi muatan feednya cakep, follow-lah.

Beberapa saat kemudian akun @ummikiky, mengadakan open recruitment reseller buku anak. Lalu ikutan daftar karena daftar reseller gratis, tak perlu packing, tak perlu nyetok, tak perlu hitung ongkir karena semua gratis ongkir ke seluruh Indonesia. Padahal belum tahu buku yang dijual kaya apa waktu itu. Soalnya beberapa hari follow akun @ummikiky, beliau tidak ada promo jualan buku, baik di feed maupun IGS.

Ketika acara berlangsung, dan akhirnya beneran daftar reseller buku anak Mandira Dian Semesta, pikiran seperti tercerahkan. Serasa mengembalikan dunia yang dulu sempat hilang. Mengingatkan kembali kesukaan akan buku.

Memang sejak kembali ke kampung halaman, menikah dan punya anak, seolah-olah menjauh dari buku. Kecuali buku pelajaran, karena dulu sempat mengajar. Karena di sini tidak ada toko buku. Jadi kalo mau baca komik atau novel ya pinjam dipersewaan.

Lalu saat training dasar Product Knowlegde, berasa jadi orang jadul banget, karena sekarang buku anak banyak banget jenisnya dan keren-keren. Rasanya Wow gitu.

Akhirnya sekarang alhamdulillah bisa menjadi book advisor, anak online-nya @ummikiky, dan dibawah naungan supervisor @jayaninghartami, yang mana sangat menjunjung berjualan dengan cara yang baik, juga amat sangat tidak mengijinkan untuk copas postingan dari manapun, (ATM bolehlah) sehingga memacu para reseller dan book advisor untuk membuat tulisan dari hasil pemikiran pribadi. Karena prinsipnya, siapapun bisa membuat tulisan yang baik asal mau belajar, berlatih, dan berlatih.

Kenapa Halo Balita? Karena sekali beli udah dapat sepaket buku lengkap banget, ga perlu cari atau ngumpulin satu-satu.
Dulu sebelum ketemu Halo Balita kerasa banget nyari bukunya satu-satu, ikutan jastip juga harus pilah pilih lagi, dan ujung-ujungnya ada yang dobel tema.

Biasanya, awal ngenalin buku ke anak, selain tema binatang, angka, atau huruf, pasti cari buku yang bisa memotivasi kemandirian anak, penanaman akhlak, atau yang Islami.

Nah semua itu ada di Halo Balita, mulai dari kemandirian, seperti mandi, makan, tidur, membereskan mainan. Yang Islami seperti sayang Allah, Rasulillah, sholat, dan wudhu. Atau tentang akhlak yang baik, seperti santun, sabar, jujur.

Selain itu, Halo Balita dirancang untuk anak usia 0-6 tahun, dimana masa tersebut anak masih suka eksplore dengan sekitarnya, jadi buku Halo Balita berjenis boardbook, dengan halaman yang tebal, tak mudah disobek, terdapat fitur buka tutup untuk melatih motorik halus anak juga.

Isinya pun tentang cerita keseharian dengan bahasa yang sederhana, yang mudah dipahami oleh anak.

Nah, disini penting banget membangun personal Branding, karena dengan personal branding kita bisa menentukan, mau dibawa kemanakah isi dari medsos yang kita bangun.

Selain itu dengan personal branding, kita membentuk kesan, kita ingin dikenal sebagai apa di mata warga netizen.

Nah dari Personal Branding tersebut, apakah bisa membangun kepercayaan dari para pengunjung yang awalnya sekedar datang melihat-lihat “rumah” kita, sehingga mampu membuahkan sebuah dua buah sampai banyak buah closingan.

Dan sebisa mungkin, Personal Branding yang dibangun bukan sesuatu yang dibuat-buat atau sekedar pencitraan saja. Karena jika hal tersebut terbongkar, kepercayaan yang telah lama dibangun, bisa hancur seketika.

Sebelum ikut WrC, IG hanya update di IGS saja, karena sempat merasa bing

ung mau isi feed. Ada kekhawatiran tidak bisa melanjutkan tema yang sebelumnya. Niat ada tapi praktek ambyar, terlalu banyak ngelesnya. Dan akhirnya, ga jadi bikin postingan.

Akhirnya nekat ikut WrC dengan keadaan IG yang mati suri. Setelah ikut WrC beberapa bulan lalu, alhamdulillah IG hidup lagi. Interaksi mulai ada, yang terpenting adalah ilmu menulis yang masyaAllah membantu banget. Tema materi menantang dan memaksa dikerjakan, membuat pandangan lebih terbuka, juga ide yang tidak biasa.

Karena ikut di kelas IG, alhamdulillah ada penambahan follower. Alhamdulillah ada yang nanya dagangan. Walaupun baru sekedar tanya, alhamdulillah. Karena prinsip setiap menulis postingan adalah bisa bermanfaat bagi para pembaca, bisa saling sharing, dan menyemangati. Soal closing atau tidak, itu bonus, karena Allah lah yang menggerakkan hati setiap calon kastemer.

Untuk WrC, semoga tetap semangat dan selalu update akan kebutuhan para pejuang online, dengan menghadirkan tema menarik dan menantang.
Semoga pengurus sampai duta WrC selalu diberi kemudahan dan kelancaran dalam memajukan komunitas dengan tetap berpegang teguh demi mencapai ridhoNya

FB : Betania Oktavia
https://www.facebook.com/betaniya.beta

IG @betaniaoktavia
https://instagram.com/betaniaoktavia?igshid=1jichi87fkak9

WA dan Tele 0856.4967.5517

  •  
    17
    Shares
  • 17
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *