• 4
  •  
  •  
  •   
  •  
  •  
    4
    Shares

Aku melangkah lagi
Lewat jalanan sepi
Perlahan tapi pasti
Mengikuti ayun melodi
Langkah silih berganti
Melalui hari yang sunyi
Aku melangkah lagi dengan pasti

Langkah semakin cepat
Kar’na citaku semakin dekap
Hasrat kini terungkap
Dalam kata-kata yang terucap
Waktu terus melaju
Seirama alunan lagu
Aku melangkah lagi dengan pasti

Liku-liku yang dulu adalah guru bagiku
Dan kuyakinkan diri menghadapi yang terjadi

Penggalan lagu Aku Melangkah Lagi dari Vina Panduwinata ibarat gambaran kehidupanku.

Berbagai peristiwa di masa lalu kujadikan guru dan cambuk untuk melangkah lebih baik dan lebih semangat.

Aku sampai di titik ini lewat perjalanan dan perjuangan panjang. Intinya, apapun rasa sakit, kekecewaan dan kegagalan janganlah membuat patah arang.

Perkenalan pertama dengan WrC di Batch 18 telah menambah api di hatiku, api yang membakar gelora. Aku semakin tenggelam dalam rutinitas menulis yang mengasyikkan.

Selain di kelas reguler yang dibatasi waktunya, aku usahakan menulis juga untuk WrClicious FB setiap Senin. Kelas yang disediakan untuk para alumni.

Oh ya, jadi para alumni disatukan dalam WrClicious, mendapat nomer ID yang bisa digunakan untuk ikut serta di berbagai kelas dengan mendapat potongan harga. Tertarik atau tertarik pake banget?

Sekarang aku punya tiga rumah. Pertama rumahku dengan keluarga, kedua sekolahku tempat mengabdi, ke tiga WrC tempatku menuangkan berbagai ide, mimpi dan fantasi atau berbagai info lewat tulisan. Aku berusaha menjalankan tiga sisi itu secara sinergis dan harmoni.

WrC and me like the moon and stars.
Like flowers and beetles.
Like bay leaves and lemongrass.
Like leeks and celery.
Complete each other, inseparable.

Jika ada yang menyakiti sahabat, memandang kita sebelah mata sehingga membuat minder dan tak berharga, bangun dan berjalanlah dengan kepala tegak. Katakan pada dunia bahwa sahabat adalah orang hebat.

For friends who have felt like they have failed or lost, especially because of other people’s a priori attitudes, take revenge with beauty.

The best revenge is to show ourselves better than hatters.

Jangan pernah katakan aku tidak bisa tapi aku belum bisa, aku mau bisa dan pasti bisa!

Setiap orang punya takdirnya sendiri.
Takdir tidak bisa diubah tapi nasib bisa kita upayakan lebih baik.

Oke, keep spirit, always smile and always with Allah.
Dunia ini begitu indah dengan berbagai warna. ❤️

FB
https://www.facebook.com/rdeeya.ridyanurulridha

Ig
Deareedya

  •  
    4
    Shares
  • 4
  •  
  •  
  •  

4 Replies to “Ridya Nurul Ridha – Golden Spirit Batch 22”

  1. If you desire to take much from this piece of writing then you have to apply these techniques to your won weblog. Ricca Wiatt Adelheid

  2. I have been surfing online greater than 3 hours lately, but I never discovered any attention-grabbing article like yours. Reggie Rafaello Tavie

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *